Perencanaan Sistem Pemanen Air Hujan Untuk Kebutuhan Air Tanaman Palawija Di Desa Bah Bolon Kec. Raya Kab. Simalungun

Penulis

  • Jisno Julianto Silaban Universitas Harapan Medan
  • Yudha Hanova Universitas Harapan Medan

Kata Kunci:

Pemanen, Air Hujan, Tampungan, Hidrologi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem pemanen air hujan sebagai upaya konservasi dan penyediaan air untuk kebutuhan lahan pertanian di Desa Bah Bolon, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan data curah hujan satelit Global Precipitation Measurement (GPM) periode pengamatan 2015–2025. Metode penelitian meliputi analisis hidrologi, analisis curah hujan rencana dengan metode Distribusi Log Pearson Tipe III, perhitungan intensitas curah hujan berdasarkan waktu konsentrasi dan periode ulang, analisis debit limpasan, serta perencanaan kapasitas tampungan air hujan. Hasil analisis Distribusi Log Pearson Tipe III menunjukkan bahwa curah hujan rencana berkisar antara 151,1 mm untuk periode ulang 2 tahun hingga 418,6 mm untuk periode ulang 100 tahun. Hasil analisis intensitas curah hujan menunjukkan bahwa intensitas semakin menurun seiring bertambahnya waktu konsentrasi, sedangkan pada waktu konsentrasi yang sama intensitas meningkat dengan bertambahnya periode ulang. Sistem pemanen air hujan yang direncanakan menggunakan atap galvalum seluas 10 m² sebagai area penangkap air dan tampungan dengan kapasitas 12 m³. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa kapasitas tampungan tersebut mampu menampung volume limpasan hujan rencana hingga periode ulang 100 tahun. Dengan demikian, sistem pemanen air hujan yang direncanakan dapat menjadi salah satu alternatif konservasi sumber daya air dan penyediaan air untuk kebutuhan nonkonsumsi serta mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian di Desa Bah Bolon.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Agustiana, R. Wandri, and D. Asmono, “Performa tanaman kelapa sawit pada musim kering di Sumatera Selatan: Pengaruh defisit air terhadap fenologi tanaman,” Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal—Tantangan dan Solusi Pengembangan PAJALE dan Kelapa Sawit Generasi Kedua (Replanting) di Lahan Suboptimal, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia, pp. 67–73, 2019.

[2] Anantika, E. Wardhani, and N. Halomoan, “Application of Green Building Concept (Rainwater Harvesting) at Menara Cibinong Apartment,” Journal of Architectural Research and Education, vol. 1, no. 2, pp. 147–156, 2019, doi: 10.17509/jare.v1i2.22306.

[3] Arifin, “Analisis Pemanfaatan Air Hujan sebagai Alternatif Penyediaan Air Sanitasi dan Pertanaman pada Kompleks Gedung Pemerintahan Kota Bandung,” Skripsi, Institut Teknologi Nasional, Bandung, Indonesia, 2021.

[4] Artiningrum, C. Havianto, and U. Mukti, “Potensi Pemanenan Air Hujan sebagai Upaya Pemenuhan Air Baku bagi Warga Desa (Studi Kasus: Desa Cikalong, Kabupaten Bandung Barat),” Geoplanart, vol. 3, no. 1, pp. 57–68, 2020, doi: 10.35138/gp.v3i1.225.

[5] Badan Pusat Statistik Aceh Barat, Kecamatan Meureubo Dalam Angka 2021. Aceh Barat, Indonesia: Badan Pusat Statistik, 2020.

[6] Badan Standardisasi Nasional, SNI 8153:2015: Sistem Plambing pada Bangunan Gedung. Jakarta, Indonesia: Badan Standardisasi Nasional, 2015.

[7] Bashar, M. R. Karim, and M. A. Imteaz, “Reliability and economic analysis of urban rainwater harvesting: A comparative study within six major cities of Bangladesh,” Resources, Conservation and Recycling, vol. 133, pp. 146–154, 2018.

[8] Corley and P. B. Tinker, The Oil Palm, 4th ed. Oxford, U.K.: Blackwell Science Ltd., 2003.

[9] Darmosarkoro, I. Y. Harahap, and E. Syamsuddin, “Pengaruh kekeringan pada tanaman kelapa sawit dan upaya penanggulangannya,” Warta PPKS-Medan, vol. 9, no. 3, pp. 83–96, 2001.

[10] Depari, Irsal, and J. Ginting, “Pengaruh curah hujan dan hari hujan terhadap produksi kelapa sawit berumur 12, 15, 18 tahun di PTPN II Unit Sawit Seberang-Babalan Kecamatan Sawit Seberang Kabupaten Langkat,” Jurnal Online Agroteknologi, vol. 3, no. 1, pp. 299–209, 2015.

[11] Dwivedi, V. B. Patil, and A. B. Karankal, “Rooftop Rain Water Harvesting for Groundwater Recharge in an Educational Complex,” Global Journal of Research in Engineering: Civil and Structural Engineering, vol. 13, no. 1, 2013.

[12] Fajar, R. Ayatri, and A. Zurfi, “Perencanaan Sistem Pemanenan Air Hujan sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih Gedung Asrama TB 4 ITERA,” Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, vol. 8, no. 2, pp. 93–101, 2021, doi: 10.21776/ub.jsal.2021.008.02.5.

[13] F. Anabtawi, N. Mahmoud, I. A. Al-Khatib, and Y.-T. Hung, “Heavy Metals in Harvested Rainwater Used for Domestic Purposes in Rural Areas: Yatta Area, Palestine as a Case Study,” International Journal of Environmental Research and Public Health, vol. 19, no. 5, p. 2683, 2022, doi: 10.3390/ijerph19052683.

[14] Fitri, D. Pratiwi, F. Dewantoro, and F. Lestari, “Pemanenan Air Hujan sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih di Desa Banjarsari, Kabupaten Tanggamus,” Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), vol. 3, no. 1, p. 55, 2022, doi: 10.33365/jsstcs.v3i1.1799.

[15] Fitriana, I. Suprayogi, M. Fauzi, and N. Nurdin, “Sumbangan Teknologi Pemanenan Air Hujan Skala Individu Rumah Tangga Tipe 220 m² Atap Pelana untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Siak Kabupaten Siak,” Sainstek (e-Journal), vol. 10, no. 1, pp. 10–16, 2022, doi: 10.35583/js.v10i1.223.

[15] Franchitika and R. A. Rahman, “Metode Filterisasi Sederhana pada Pemanfaatan Air Hujan di SD Negeri 066656 Kecamatan Medan Selayang Padang Bulan,” Journal of Civil Engineering, Building and Transportation (JCEBT), vol. 4, no. 1, pp. 11–17, 2020, doi: 10.31289/jcebt.v4i1.3567.

[16] Gunawan and Y. Ismail, “Study of Rainwater Harvesting Implementation,” JIE Scientific Journal on Research and Application of Industrial System, vol. 5, no. 1, pp. 37–47, 2020, doi: 10.33021/jie.v5i1.1270.

[17] Haq, Rainwater Harvesting from Buildings. Cham, Switzerland: Springer International Publishing, 2017.

[18] Handoko, Klimatologi Dasar. Bogor, Indonesia: Jurusan Geofisika dan Meteorologi, FMIPA, Institut Pertanian Bogor, 1993.

[19] Ismail, A. Ahmad, M. Y. Ali, and M. Marupah, “Pemanenan Air Hujan sebagai Penyediaan Air Bersih di Kabupaten Takalar,” Jurnal Teknik Hidro, vol. 16, no. 1, pp. 44–53, 2023, doi: 10.26618/th.v16i1.10544.

[20] Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pemanfaatan Air Hujan. Jakarta, Indonesia, 2009.

[21] Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Jakarta, Indonesia, 2014.

[22] Komala and Y. Maisuara, “Perencanaan Sistem Plambing Air Hujan Pengembangan Hotel Grand Zuri Kota Padang,” CIVED, vol. 8, no. 3, p. 199, 2021, doi: 10.24036/cived.v8i3.115791.

[23] F. Marbun, T. Y. W. M. Iskandarsyah, B. R. Suganda, M. Nursiyam, T. Setiawan, and M. S. D. Hadian, “Potensi Air Tanah Berdasarkan Neraca Air pada Daerah Aliran Sungai Cikapundung Wilayah Cekungan Bandung, Jawa Barat,” Padjadjaran Geoscience Journal, vol. 2, no. 4, pp. 294–301, 2018.

[24] Purnomo. Miu, R. Husnan, and B. Y. Labdul, “Perencanaan pemanenan air hujan sebagai alternatif penyediaan kebutuhan air bersih (Studi kasus Desa Pelehu Kec. Bilato Kab. Gorontalo),” Composite Journal, vol. 2, no. 1, pp. 28–36, 2022, doi: 10.37905/cj.v2i1.29.

[25] Pratiwi and L. S. Wulandari, Drainase Jalan dan Jembatan. Depok, Indonesia: PNJ Press, 2022.

[26] Simanjuntak, R. Sipayung, and Irsal, “Pengaruh curah hujan dan hari hujan terhadap produksi kelapa sawit berumur 5, 10 dan 15 tahun di Kebun Begerpang Estate PT. PP London Sumatera Indonesia, Tbk.,” Jurnal Online Agroekoteknologi, vol. 2, no. 3, pp. 1141–1151, 2014.

[27] Siregar, Model Simulasi Produksi Kelapa Sawit Berdasarkan Karakteristik Kekeringan: Kasus Kebun Kelapa Sawit di Lampung. Tesis, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia, 2003.

[28] Siregar, N. H. Darlan, and Y. Pangaribuan, “Peranan ilmu iklim pada masa kini dan mendatang bagi pertanaman kelapa sawit,” Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit, vol. 14, no. 2, pp. 21–29, 2006.

[29] Triatmodjo, Hidrologi Terapan. Yogyakarta, Indonesia: Beta Offset, 2008

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-30

Cara Mengutip

Silaban, J. J., & Hanova, Y. (2026). Perencanaan Sistem Pemanen Air Hujan Untuk Kebutuhan Air Tanaman Palawija Di Desa Bah Bolon Kec. Raya Kab. Simalungun. Cosmic Jurnal Teknik, 3(3), 115–122. Diambil dari https://journal.aira.or.id/cosmic/article/view/1882

Terbitan

Bagian

Articles