Penguatan Dukungan Sosial dalam Meningkatkan Adaptasi Mahasiswa terhadap Implementasi Outcome-Based Education (OBE) melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
DOI:
https://doi.org/10.55537/gabdimas.v4i2.1547Kata Kunci:
Dukungan Sosial, Adaptasi Mahasiswa, Outcome-Based Education (OBE), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), MahasiswaAbstrak
Implementasi Outcome-Based Education (OBE) melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) membawa perubahan paradigma pembelajaran di perguruan tinggi yang menuntut kesiapan adaptasi mahasiswa. Permasalahan yang ditemukan pada mitra kegiatan adalah masih terdapat mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep pembelajaran berbasis capaian, menyesuaikan strategi belajar mandiri, serta menghadapi perubahan sistem pembelajaran dan evaluasi berbasis kompetensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat dukungan sosial sebagai strategi pendampingan mahasiswa dalam proses adaptasi terhadap implementasi OBE melalui program MBKM. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, pemberian edukasi mengenai konsep OBE dan MBKM, penguatan peran dukungan sosial dari dosen, teman sebaya, keluarga, dan institusi, serta evaluasi terhadap perubahan pemahaman dan kesiapan adaptasi mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan berbasis dukungan sosial mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai tuntutan pembelajaran berbasis capaian, meningkatkan kesiapan menghadapi program MBKM, serta memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengelola perubahan akademik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberhasilan implementasi OBE dan MBKM di perguruan tinggi.
Unduhan
Referensi
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hadi, S., & Ramadhani, D. (2026). Pembelajaran berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan OBE (Outcome-Based Education) di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(3), 2222–2231. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2006
House, J. S., Umberson, D., & Landis, K. R. (1988). Structures and processes of social support. Annual Review of Sociology, 14(1), 293–318. https://doi.org/10.1146/annurev.so.14.080188.001453
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Killen, R. (2000). Outcome-based education: Principles and possibilities. University of Newcastle.
Maiharni, Y., Ambiyar, A., & Maksum, H. (2026). Tantangan implementasi outcome-based education di perguruan tinggi Indonesia: Tinjauan literatur sistematis. EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 13(1), 191–207. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v13i1.2279
Nurunnisa, G., Januarti, S., Situmorang, N. S., & Ananda, R. (2026). Relevansi Kurikulum Merdeka dan outcome base education dalam transformasi pendidikan di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 193–202. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52627
Pritasari, O., Wilujeng, B. Y., & Windayani, N. R. (2023). Penerapan kurikulum outcome based education (OBE) dalam Kurikulum Merdeka Belajar di Prodi S1 Pendidikan Tata Rias. Journal of Vocational and Technical Education (JVTE), 5(1), 41–48. https://doi.org/10.26740/jvte.v5n1.p41-48
Schlossberg, N. K. (1981). A model for analyzing human adaptation to transition. The Counseling Psychologist, 9(2), 2–18. https://doi.org/10.1177/001100008100900202
Spady, W. G. (1994). Outcome-based education: Critical issues and answers. American Association of School Administrators.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (23rd ed.). Alfabeta.
Sutarman, M. O., Agustina, A., Simon, S., & Adithio, M. J. (2025). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 423–430. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5814
Vian, A. R. S., Matulessy, A., & Suhadianto. (2023). Stres akademik pada mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Bagaimana peran dukungan sosial? INNER: Journal of Psychological Research, 3(4), 564–570. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/1265
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nefi Darmayanti, Silvia Tabah Hati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

