Edukasi Komposisi Susu untuk Meningkatkan Literasi Gizi dalam Pencegahan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.55537/gabdimas.v4i2.1894Kata Kunci:
Edukasi, Komposisi susu, Gizi anak, Penanggulangan StuntingAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi ibu mengenai komposisi susu dan keterkaitannya dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai bagian dari pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Desa Ujung Kubu, Kabupaten Batu Bara, pada 12 Agustus 2026 dan melibatkan 20 orang ibu sebagai responden. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, koordinasi dengan pemerintah desa dan kader Posyandu, persiapan materi dan kuesioner 10 butir, edukasi menggunakan PowerPoint dan video, diskusi, serta evaluasi pretest-posttest. Kuesioner menggunakan kategori jawaban “ya”, “tidak”, dan “tidak tahu”. Dari 200 respons (20 peserta × 10 butir), jawaban “ya” meningkat dari 138 respons (69%) sebelum edukasi menjadi 198 respons (99%) setelah edukasi, atau meningkat 30 poin persentase. Hasil tersebut secara deskriptif menunjukkan perubahan positif pada respons peserta setelah edukasi. Namun, karena instrumen belum melalui uji validitas dan reliabilitas statistik secara formal serta tidak menggunakan kelompok pembanding dan tindak lanjut jangka panjang, hasil ini belum dapat ditafsirkan sebagai bukti kausal efektivitas maupun perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Djaafar, T., Amsal, A., & Novarianti, N. (2024). Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita dengan media leaflet tentang stunting. Jurnal Promotif Preventif, 7(2), 205–210. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i2.1210
Harahap, J., Andayani, L. S., Lubis, N. D. A., Sari, D. K., & Amelia, R. (2022). Gambaran pengetahuan ibu tentang stunting dan pencegahannya pada ibu memiliki balita di Kota Medan. Journals of Ners Community, 13(6), 796–801. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i6.2419
Heryani, N., Suryani, S., & Ardianti, W. (2022). Upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting dengan media integrating card di Posyandu Kenanga 3 Puskesmas Kebon IX. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 59–65. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1024
Juniantari, N. P. M., Triana, K. Y., Sukmandari, N. M. A., & Purwaningsih, N. K. (2024). Hubungan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Abang I. Jurnal Keperawatan, 12(1), 58–69. https://doi.org/10.35790/j-kp.v12i1.50064
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, 26 Mei). SSGI 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%. https://www.kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198
Kinayungan, U. P. (2022). Pengetahuan dan praktik ibu dalam menyediakan makanan gizi seimbang untuk anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 4(2), 33–37. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/index.php/jikimds/article/view/229
Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 15–22. https://doi.org/10.36419/jki.v13i1.560
Najmah, Rahma, N., Yani, N. S. A., Pridamayanti, A., Maulaya, N., Saphira, B. R., Naomi, C. C., Oktaviani, D., Zahirah, A., & Ashilah, A. (2024). Identifikasi pengetahuan, perilaku, dan sikap ibu terhadap pencegahan balita stunting di Desa Burai, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 28–33. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.1.2024.28-33
Noviyanti, A., Hanifa, F., & Sari, A. (2025). Efektivitas penyuluhan kesehatan dengan media PowerPoint dan video terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di Puskesmas Cimaragas tahun 2025. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(6), 6793–6804. https://doi.org/10.53625/jirk.v5i6.11667
Purba, I. E., Harahap, L. M., Sembiring, R., Wandra, T., & Nababan, D. (2023). Determinants of stunting among children under two years of age in Batu Bara District, Indonesia. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(2), 508–514. https://doi.org/10.33860/jik.v17i2.3113
Setiyaningrum, D., & Dewi, S. (2025). Hubungan pengetahuan kader Posyandu tentang stunting dengan keterampilan deteksi dini stunting pada anak usia 24–59 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(2), 1–6. https://doi.org/10.26714/jkmi.20.2.2025.1-6
Sitorus, R. S., Sirait, R. A., & Sinambela, M. (2025). The influence of health education with video media on stunting prevention on mothers’ knowledge. Jurnal Keperawatan Priority, 8(1), 84–95. https://doi.org/10.34012/jukep.v8i1.6299
Wardani, L., Wiguna, R. I., Pa’ni, D. M. Q., Haerani, B., & Apriani, L. A. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 10(2), 190–195. https://doi.org/10.37824/jkqh.v10i2.2022.397
World Health Organization. (2023a). Complementary feeding. https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding
World Health Organization. (2023b). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lailatul Husna Lubis, Asti Nurul Puspita, Cita Suci, Raiva Safwah, Qori Asvifah Bintang

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

