Model Logistik Just-In-Time Berbasis Etika Zuhud pada UMKM Muslim
DOI:
https://doi.org/10.55537/mumtaz.v5i1.1562Keywords:
Just-In-Time, Logistik, Mubazir, UMKM Muslim, dan ZuhudAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model "Logistik Tanpa Mubazir" dengan mengintegrasikan sistem manajemen modern Just-In-Time (JIT) dan etika Zuhud dalam konteks operasional UMKM Muslim. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena inefisiensi logistik yang sering dihadapi UMKM, di mana mereka terjebak dalam pola pikir Just-In-Case, yang menyebabkan penumpukan stok berlebih dan dampak negatif seperti stagnasi modal serta perilaku mubazir yang dilarang dalam syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi kasus pada lima unit UMKM dari berbagai sektor, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai spiritual dapat diubah menjadi kontrol internal operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi etika Zuhud dan sikap Qana’ah dapat mengubah mekanisme pengadaan barang menjadi berbasis kebutuhan riil (Pull System), yang didorong oleh kesadaran teologis, bukan hanya ambisi materi. Temuan lapangan mengindikasikan bahwa model ini secara signifikan mengurangi tingkat pemborosan bahan baku hingga 1-5% dan meningkatkan perputaran modal sampai 40%. Sinergi antara presisi teknis JIT sebagai "tubuh" dan etika Zuhud sebagai "ruh" manajemen tidak hanya menciptakan efisiensi biaya, tetapi juga mewujudkan keberkahan usaha melalui pengelolaan sumber daya yang amanah dan bertanggung jawab.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agfahmi Dinata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

