Determinan Kinerja Organisasi dalam Tata Kelola Kearsipan Digital pada Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan RI
DOI:
https://doi.org/10.55537/mumtaz.v5i2.1659Keywords:
Engagement, Kearsipan, Kompetensi, Teknologi informasiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi kepatuhan pelaporan arsip aktif di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan (2023–2025), yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur teknologi mutakhir dengan kompetensi teknis SDM serta melemahnya employee engagement. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pengelola arsip, teknologi informasi, dan employee engagement terhadap kinerja organisasi guna mendukung pencapaian status Champion Office level 5. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik quota sampling terhadap 100 responden di unit pengolah. Analisis data primer dilakukan melalui uji regresi linier berganda menggunakan SPSS,. Temuan penelitian membuktikan bahwa secara simultan ketiga variabel memberikan kontribusi signifikan sebesar 79,9% terhadap kinerja organisasi. Secara parsial, kompetensi pengelola arsip memberikan dampak paling dominan (44,1%), diikuti employee engagement (29,8%), sementara teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan secara mandiri. Implikasi dari penelitian ini adalah organisasi perlu meredesain program pengembangan kapasitas arsiparis yang lebih aplikatif terhadap Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan menyempurnakan integrasi sistem informasi guna meminimalisir beban administratif serta membentuk budaya kerja proaktif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rembu Nuryana Achmad, Setyani Dwi Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

