Integrasi Data dan Koordinasi Antar Lembaga Pengelola ZISWAF di Indonesia: Perspektif Collaborative Governance
DOI:
https://doi.org/10.55537/mumtaz.v5i2.1728Keywords:
ZISWAF, Collaborative governance, kelembagaan, BAZNAS, LAZAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fragmentasi kelembagaan pengelola Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di Indonesia, mengidentifikasi tantangan integrasi data dan koordinasi program, serta merumuskan collaborative governance sebagai pendekatan penguatan tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui penelusuran literatur dari berbagai database ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik thematic content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ZISWAF di Indonesia masih mengalami fragmentasi kelembagaan yang ditandai dengan lemahnya integrasi antar lembaga seperti BAZNAS, LAZ, dan BWI, serta belum adanya sistem data nasional yang terintegrasi. Kondisi ini menyebabkan ketidaktepatan sasaran distribusi, duplikasi program, serta rendahnya efektivitas koordinasi. Selain itu, digitalisasi yang dilakukan secara parsial belum mampu mengatasi masalah integrasi karena belum adanya standar data dan interoperabilitas sistem. Penelitian ini menemukan bahwa collaborative governance merupakan pendekatan yang relevan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penguatan shared vision, shared database, joint planning, dan joint monitoring and evaluation. Dengan demikian, penguatan tata kelola ZISWAF memerlukan integrasi kelembagaan dan sistem berbasis kolaborasi lintas aktor untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan distribusi kesejahteraan masyarakat.
Downloads
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Anwar, A. S. H. (2012). Model Tatakelola Badan dan Lembaga Amil Zakat sebagai Upaya untuk Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi pada Badan/Lembaga Amil Zakat di Kota Malang). Jurnal Humanity, 7(2), 1–13.
Azizah, R. N. (2024). Integrasi Sistem Informasi Zakat Nasional: Studi Komparatif Lembaga Zakat. Jurnal Ekonomi Islam, 1(2), 402–424.
BAZNAS. (2024). Metode Penentuan Target Pengumpulan Zakat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, dan LAZ Se-Indonesia.
Buslim, N., Iswara, R. P., & Agustian, F. (2020). The Modeling of “Mustahiq” Data Using K-Means Clustering Algorithm and Big Data Analysis (Case Study: LAZ)). Jurnal Teknik Informatika, 13(2), 213–230. https://doi.org/10.15408/jti.v13i2.19610
BWI. (2022). Analisis Kinerja Pengelolaan Wakaf Nasional 2022.
Damayanti, R., Sujianto, A. E., & Asiyah, B. N. (2023). Consistent and Integrated Management of Zakat in Promoting the Independence and Welfare of Mustahiq. Management of Zakat in Promoting the Independence and Welfare, 10(1), 97–108. https://doi.org/10.54956/eksyar.v10i1.437
Emerson, K., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative Governance Regimes. Georgetown University Press.
Herdian, E. I. (2025). ZISWAF Fund Management Model in People’s Economic Institutions. Profit : Jurnal Kajian Ekonomi Dan Perbankan Syariah , 9(1), 350–358. https://doi.org/https://doi.org/10.33650/profit.v9i2.11754
Iswari, P. W., & Rosyid, M. (2020). Tinjauan Prinsip Good Governance dan Perspektif Islam dalam Operasional Lembaga ZIS. Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat Dan Wakaf , 1(1), 88–105. https://doi.org/10.22515/finalmazawa.v1i1.2367
Judiyanto, L., Jainudin, & Ngampo, H. (2025). Zakat as a Fiscal Policy Tool in the Perspective of Islamic Economics. West Science Islamic Studies, 3(3), 219–225. https://doi.org/10.58812/wsiss.v3i03.2065
Kamalinda, M. K., & Susanti, E. (2026). Collaborative Governance dalam Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Zakat: Studi pada Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kota Bandung. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 13(1).
Lubis, R. H., & Latifah, F. N. (2019). Analisis Strategi Pengembangan Zakat, Infaq, Shadaqoh dan Wakaf di Indonesia. Perisai: Islamic Banking and Finance Journal, 3(1), 45–56. https://doi.org/https://doi.org/10.21070/perisai.v3i1.1999
Maulidi, A., Abitolkha, A. M., Asy’ari, Q., & Rozi, M. F. (2026). Optimalisasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf di Indonesia: Studi terhadap Badan Amil Zakat Nasional dan Badan Wakaf Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 4(2), 109–125. https://doi.org/https://doi.org/10.32806/currency.v4i2.1819
Migdad, A. (2019). Managing Zakat Through Institutions: Case of Malaysia. International Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 5(3), 28–44. https://doi.org/10.25272/ijisef.519228
Muhaimin, & Munir, S. (2023). Integration of Social Regulations and Zakat Management Regulations as National Effortsto Alleviate Poverty. ZISWAF: Jurnal Zakat Dan Wakaf, 10(1), 83–97. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/ziswaf.v10i1.22170
Nawawi, T. T., & Haq, I. (2025). Kolaborasi Lembaga Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Kesejahteraan Umat: Tinjauan Yuridis. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3855
Puspitasari, N., Rosyidah, N., & Syaifudiin. (2024). Pemberdayaan Dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf). International Conference on Islamic Economic (ICIE), 3(1), 171–186. https://doi.org/https://doi.org/10.58223/icie.v3i1.282
Rohmah, S. N., Awali, W. M., Muwaffiq, M. L., & Husna, S. (2025). Lembaga Zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf (ZISWAF) Pengertian dan Fokus. Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 4(4), 423–428. https://doi.org/10.55606/jekombis.v4i4.5619
Widiastuti, T., Cahyono, E. F., Zulaikha, S., Mawardi, I., & Mustofa, M. U. Al. (2021). Optimizing zakat governance in East Java using analytical network process (ANP): the role of zakat technology. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(3), 301–319. https://doi.org/10.1108/JIABR-09-2020-0307
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Novika, Ahmad Mifdlol Muthohar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

